Hindari Salah Kirim! 5 Kesalahan Undangan Digital yang Bikin Malu

Hindari Salah Kirim! 5 Kesalahan Undangan Digital yang Bikin Malu

Hai hai para calon pengantin atau yang lagi nyiapin acara seru lainnya! Di era digital ini, undangan online jadi pilihan banyak orang karena simpel dan hemat biaya. Tapi, jangan salah, bikin undangan digital juga ada etikanya lho. Salah-salah, undanganmu malah dianggap kurang sopan atau bahkan nggak dihargai sama penerima. Duh, kan nggak mau ya?


1. Desain yang Terlalu Ramai atau Norak

Pertama dan yang paling sering kejadian, desain yang terlalu ramai atau norak. Warna-warni mencolok semua, fontnya beda-beda tiap kalimat, gambarnya juga numpuk. Bukannya menarik, malah bikin pusing dan susah dibaca. Ingat ya, less is more. Pilih desain yang simpel, elegan, dan mudah dibaca. Fokus pada informasi penting seperti nama acara, tanggal, waktu, dan tempat.

Banyak banget kok contoh desain undangan digital keren yang bisa kamu temuin di internet. Coba deh cari inspirasi di Pinterest atau website desain lainnya.


2. Informasi yang Tidak Lengkap atau Ambigu

Kesalahan fatal berikutnya adalah informasi yang tidak lengkap atau ambigu. Misalnya, alamatnya kurang jelas, waktunya nggak spesifik (pagi, siang, sore?), atau nggak ada dress code yang diinfokan. Penerima undangan jadi bingung dan akhirnya malas datang. Pastikan semua informasi penting tercantum dengan jelas dan mudah dipahami.

Kalau acaranya di tempat yang agak terpencil, jangan lupa sertakan peta atau petunjuk arah yang mudah diikuti. Bisa juga pakai QR code yang langsung mengarah ke Google Maps.


3. Salah Kirim ke Orang yang Salah

Ini nih, kesalahan yang paling memalukan! Salah kirim undangan ke orang yang salah. Entah itu mantan pacar, musuh bebuyutan, atau bahkan bos yang lagi nggak mood. Sebelum kirim, pastikan kamu sudah cek ulang daftar penerima. Apalagi kalau kamu pakai broadcast message di WhatsApp atau aplikasi lainnya.

Atau malah lebih parah, kamu kirim ke grup yang salah. Misalnya, undangan nikah malah dikirim ke grup arisan ibu-ibu. Aduh, bisa jadi bahan gosip seminggu tuh!


4. Tidak Ada Konfirmasi Kehadiran (RSVP)

Undangan digital memang praktis, tapi seringkali orang lupa menyertakan fitur konfirmasi kehadiran atau RSVP (Répondez s'il vous plaît). Padahal, RSVP ini penting banget buat kamu sebagai penyelenggara acara. Kamu bisa memperkirakan jumlah tamu yang datang dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan lebih baik.

Untungnya, sekarang banyak platform undangan digital yang menyediakan fitur RSVP otomatis. Kamu bisa coba cari referensi di Invitazza.com yang menyediakan banyak template undangan dengan fitur RSVP yang mudah digunakan.


5. Terlalu Sering Mengirim Pengingat

Oke, mengirim pengingat itu penting, tapi jangan sampai berlebihan. Kirim pengingat seminggu atau tiga hari sebelum acara sudah cukup. Kalau kamu kirim pengingat tiap hari, penerima undangan malah jadi risih dan merasa di-spam. Ingat, less is more. Satu atau dua kali pengingat yang sopan sudah cukup kok.

Nah, itu dia 5 kesalahan umum dalam membuat undangan digital yang sering dianggap kurang sopan. Semoga artikel ini bermanfaat ya! Jangan lupa, bikin undangan digital itu nggak cuma soal desain yang cantik, tapi juga soal etika dan perhatian terhadap detail.